Taman Nasional Tesso Nilo

SEMPAT DIGUYUR HUJAN, FESTIVAL TESSO NILO 2018 TETAP SEMARAK

Pelalawan – Jumat s.d Minggu, 30 November s.d 02 Desember 2018, TN. Tesso Nilo helat pagelaran besar Festival Tesso Nilo 2018. Festival ini merupakan festival tahun kedua yang tahun sebelumnya juga sudah dilaksanakan. Festival dilaksanakan selama 3 (tiga) hari di SPW I LKB Desa Lubuk Kembang Bunga.

Festival Tesso Nilo 2018 merupakan kegiatan akhir tahun yang diselenggarakan bekerjasama dengan seluruh mitra, instansi daerah dan masyarakat sekitar desa penyangga. Festival dibuka langsung oleh Bupati Pelalawan dan dihadiri oleh pejabat daerah dan disambani pula oleh Direktur PJHLHK.

Festival Tesso Nilo 2018 dilaksanakan dengan berbagai rangkaian acara diantaranya kemah konservasi yang diikuti oleh pramuka se-Provinsi Riau, lomba masakan tradisional, lomba adu gasing, lomba kreasi anak tingkat TK Se-Kecamatan Ukui, lomba silat pangean, lomba photografi, dan lain sebagainya.

Selama festival, Tn. Tesso Nilo juga berikan edukasi mengenai gajah kepada pengunjung yang datang. Berdasarkan keterangan dari ketua panitia Taufiq Haryadi, S.P Festival dilaksanakan sedemikian terbuka untuk menarik kunjungan masyarakat serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekita kawasan, “Festival tahun ini bertemakan festival budaya dimana kita ingin melestarikan kekayaan adat dan budaya lokal sekitar kawasan, disamping budaya kita juga berikan edukasi kepada pengunjung dan peserta festival tentang gajah dan taman nasional, pada festival tahun ini pula kita sudah ajukan Festival Tesso Nilo sebagai agenda event wisata kabupaten, selanjutkan akan kita koordinasikan kepada yang terkait” terang Ketua Panitia Taufiq Haryadi, SP.

Dalam kata sambutan Kepala Balai TN. Tesso Nilo Supartono, S.Hut,MP disebutkan pula bahwa kegiatan festival budaya ini dilaksanakan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat dan menjadikan masyarakat sebagai mitra kerja dalam pengelolaan taman nasional melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat, “tujuannya adalah untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya asli masyarakat sekitar sekaligus mempromosikan wisata konservasi sehingga kunjungan wisatawan ke kawasan Taman Nasional Tesso Nilo dapat meningkat” ujar Kepala Balai TN. Tesso Nilo Supartono, S.Hut, MP.

Meski sempat diguyur hujan pada saat pembukaan dan penutupan, Festival Tesso Nilo 2018 tetap semarak dan ramai pengunjung hingga penutupan yang diisi dengan hiburan rakyat.

Leave a Reply