Taman Nasional Tesso Nilo

DITEMUKAN TENGAH SAKIT, SATU EKOR GAJAH LIAR TN TESSO NILO DIBERI PENANGANAN MEDIS

Pondok Kompeh, Sabtu 23-10- 2021 – Satu Ekor gajah sumatera liar yang tengah sakit berhasil diiberikan penanganan dan pengobatan oleh petugas dari tim BBKSDA Riau, dan tim flying squad BTN Tesso Nilo.

Aksi penanganan gajar liar yang sakit tersebut berawal dari laporan masyarakat pondok kompeh yang melihat ada satu ekor gajah liar yang berada di sekitar kebun warga. Menindak lanjuti laporan dari masyarakat tersebut kemudian tim flying squad TN Tesso Nilo langsung turun ke lokasi dan melihat benar adanya satu ekor gajah liar dalam kondisi sakit. Melihat itu selanjutnya tim flying squad BTN Tesso Nilo melaporkan kepada Kepala SPTN Wilayah I LKB dan dilanjutkan laporan ke Kepala Balai BTN Tesso Nilo.

Setelah melakukan koordinasi, pada tanggal 23 Okt 2021 tim medis dari BBKSDA Riau bersama dengan flying squad BTN Tesso Nilo dan tim Bidang Wilayah 1 Rengat BBKSDA Riau langsung bergegas menuju ke lokasi gajah liar tersebut. Setelah sampai di lokasi gajah liar berada, tim mengidentifikasi bahwa gajah tersebut berjenis kelamin betina ber umur nya lebih kurang 30 tahun dengan berat badan kurang lebih 2.017 kg (2 ton).

Tim medis lalu melakukan pembiusan kepada gajah liar dangan cara di tembak bius dengan jarak tembak lebih kurang 20 Meter dari gajah berada. Pemeriksaan fisik menunjukkan bahwa satwa gajah menunjukkan mengalami radang/pembengkakan dan luka terbuka pada bagian labia minor/mayoe (organ reproduksi luar) dimana sudah terjadi myasis (adanya larva/ulat).

Disampaikan bahwa kondisi gajah liar tersebut saat ini dengan tubuh kurus, nafsu makan kurang, dan ada indikasi terdapat gangguan pada saluran pencernaan terlihat dari pakan yang di muntahkannya. Tim medis kemudian melakukan pengobatan dengan pemberian cairan infus, vitamin, antibiotik, serta pembersihan luka dan pemberian obat topikal pada daerah luka. Untuk mengetahui kondisi secara umum, sample darah gajah liar telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.

Selama proses pengobatan, tim menyampaikan tidak ada kendala dan keadaan aman terkendali. Hingga saat ini keberadaan dan kondisi gajah liat tetap dipantau oleh tim. Petugas menyampaikan penanganan dilakukan dengan cepat karena peran masyarakat yang aktif dan berkoordinasi dengan petugas. Koordinasi dan komunikasi tersebut merupakan hal yang sangat penting karena membantu petugas dalam melaksanakan pengelolaan kawasan. Petugas juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan melaporkan kepada petugas jika ada kejadian-kejadian yang harus diberi penanganan.

Leave a Reply