Taman Nasional Tesso Nilo

TIM PIKET JAGA SPTN WILAYAH II BASERAH MUSNAHKAN KAYU OLAHAN HASIL ILLEGAL LOGING

TNTN,  05 s/d 09 Juli 2023 – Petugas SPTN Wilayah II Baserah giatkan patroli penjagaan hutan alam di SPTN Wilayah II Baserah. Tim terlebih dahulu melakukan persiapan peralatan dan bahan yang dibutuhkan selama patroli dan melakukan perjalanan dari kantor Balai ke SPTN Wilayah II Baserah.

Tim melakukan Patroli dengan tujuan grid i19 dan j19. Pada lokasi ini tim mendapati 1 unit alat berat berwarna oren merk Hitachi dan 2 orang yang mengaku sebagai kernet dari alat berat tersebut, tim juga melihat dari kejauhan 1 unit alat berat merk kobelco warna hijau tosca berada di seberang sungai nilo. Alat berat ini mengerjakan jalan dan jembatan menyeberangi sungai nilo, alat berat ini juga merupakan alat berat yang pernah dijumpai pada lokasi yang sama pada tanggal 6 Juni lalu, tim kemudian memberikan surat pernyataan kepada kedua kernet agar tidak melanjutkan pekerjaan tersebut.

Pada lokasi lainnya tim menjumpai pondok yang terdapat 2 orang masyarakat didalamnya. Tim lalu memberikan peringatan dan surat pernyataan agar meninggalkan pondok tersebut. Tim kembali menjumpai tanaman kelapa sawit yang baru ditanam yang diperkirakan berumur kurang lebih 1 minggu. Tim langsung memusnahkan tanaman sawit tersebut dan melakukan penebaran biji.

Dilokasi selanjutnya tim mendapati asap sisa kebakaran pada batang pohon yang sudah tumbang, tim juga mendapati banyak bekas kebakaran spot-spot pada lokasi tumbangan tersebut, tim langsung memadamkan sisa api dengan peralatan seadanya. Tidak jauh dari lokasi bekas kebakaran tim mendapati kayu olahan dengan jenis kayu balau, terdapat 22 batang balok ukuran 5×7 cm dan sisa kayu yang belum diolah, tim langsung memusnahkan kayu olahan tersebut.

Hari selanjutnya  tim melakukan gotong royong disekitaran kantor SPTN wilayah II Baserah. Tim juga menyiapkan perlengkapan alat dan bahan untuk dibawa saat mandah hari selanjutnya.

Tim melanjutkan patroli di daerah grid m22 dengan berjalan kaki, dalam perjalanan tim menemukan terdapat tanda penunjuk rintisan dan tim mencoba menelusuri rintisan tersebut.  Kurang lebih 600 Meter menyusuri rintisan tim mendapati bukaan atau tumbangan. Tim memperkirakan tumbangan masih tergolong baru kurang dari sebulan lalu. tim melakukan penebaran biji di lokasi bukaan tersebut. Tim memutuskan kembali ke titik awal kemudian mengumpulkan bukti-bukti temuan untuk dilaporkan dan ditindaklanjuti secara tegas.