Taman Nasional Tesso Nilo

Rapat Dengar Pendapat DPRD Kabupaten Pelalawan Bahas Pola Kemitraan Pariwisata Taman Nasional Tesso Nilo

Published by Humas TNTN on

TNTN, 09 Juli 2024 – Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan mengadakan Rapat Dengar Pendapat dengan agenda utama membahas Pola Kemitraan Pariwisata Taman Nasional Tesso Nilo. Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pelalawan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pelalawan, Balai Taman Nasional Tesso Nilo, serta PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan, Bapak Sunardi, S.H dan dihadiri oleh Kepala balai Taman Nasional Tesso Nilo Heru Sutmantoro, S.Hut, M.M yang menyampaikan kondisi terkini serta potensi pariwisata di area tersebut. Dalam paparannya, Kepala Balai menyoroti perlunya kerjasama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan mitra perusahaan untuk mengembangkan infrastruktur pariwisata yang lebih baik.

Selain itu, anggota komisi II DPRD Pelalawan turut menyuarakan dukungan mereka terhadap rencana pengembangan pariwisata, yang diharapkan mampu menjadi ikon baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Dalam rangka mendukung upaya ini, perusahaan mitra seperti RAPP diminta untuk turut serta dalam pemeliharaan jalan masuk ke kawasan wisata Taman Nasional Tesso Nilo.

Kepala Dinas Pariwisata juga memberikan informasi bahwa pihaknya telah berupaya untuk mengembangkan destinasi pariwisata, dengan fokus tidak hanya pada Taman Nasional Tesso Nilo, tetapi juga wisata bono, tugu katulistiwa, dan air panas. Namun, tantangan infrastruktur masih menjadi kendala yang perlu diatasi melalui kolaborasi bersama.

Dalam penutup rapat, Bapak Sunardi, S.H menegaskan bahwa Taman Nasional Tesso Nilo adalah aset daerah yang perlu dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan. Pariwisata diharapkan tidak hanya menjadi motor ekonomi, tetapi juga alat untuk meningkatkan kesadaran konservasi lingkungan. Rencananya termasuk pembangunan pondok wisata dan penggunaan speed boat untuk meningkatkan daya tarik wisata dalam jangka pendek.

Rapat ini berakhir dengan komitmen semua pihak untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama dalam upaya memajukan pariwisata serta menjaga keberlanjutan Taman Nasional Tesso Nilo, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam melestarikan warisan alam yang berharga ini.