TNTN, 10 Februari 2025 – Tim patroli hutan di SPTN Wilayah I LKB kembali bergerak menegakkan aturan dan menjaga kawasan hutan dari perambahan liar. Selama lima hari, tim yang terdiri dari Kepala Balai, Kepala SPTN Wilayah I, serta sembilan petugas lapangan, menyusuri hutan dengan kendaraan roda dua, peta kawasan, dan peralatan pendukung lainnya.
Pada 6 Februari, patroli menemukan satu pondok kerja dan istri perambah di pinggir Sungai Nilo. Tim segera mengevakuasi perempuan tersebut ke Sorek serta memutus rakit penyebrangan yang diduga digunakan untuk aktivitas ilegal.
Dua hari kemudian, tim kembali ke lokasi yang sama. Pondok perambah dirobohkan menggunakan chainsaw, sementara sekitar 250 bibit sawit ilegal dimusnahkan.
Aksi patroli ini bukan tanpa tantangan. Medan berat, hujan yang turun sewaktu-waktu, serta risiko konfrontasi dengan para perambah menjadi ancaman nyata di lapangan. Namun, semangat tim tak goyah. Dengan kendaraan roda dua, mereka menerobos hutan lebat, menyusuri aliran sungai, dan memastikan setiap jengkal kawasan tetap terlindungi. Setiap langkah yang mereka ambil adalah bagian dari perjuangan panjang menjaga ekosistem Tesso Nilo dari ancaman deforestasi yang terus mengintai.
Aksi tegas ini menegaskan komitmen petugas dalam menjaga hutan Tesso Nilo dari perambahan. Namun, tim juga menggarisbawahi patroli yang akan dilakukan secara intensif untuk efektivitas penjagaan hutan di masa mendatang.