Taman Nasional Tesso Nilo

MEMBANGUN HARAPAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN, MASYARAKAT DESA RAMBAHAN DIBERDAYAKAN

Published by Humas TNTN on

TNTN, Juni 2024 — Di tengah hiruk-pikuk kegiatan pemberdayaan masyarakat, Desa Rambahan mengukuhkan komitmennya dalam melestarikan hutan melalui pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan. Tim monitoring dan pendampingan dari Balai TN Tesso Nilo lakukan berbagai upaya pendampingan yang dilakukan untuk menjaga kelestarian hutan dan mendukung kehidupan ekonomi masyarakat.

Pada hari pertama kegiatan, tim yang terdiri dari 2 penyuluh kehutanan dan 1 anggota Manggala Agni memulai serangkaian aktivitas dengan mengunjungi KTH Rambahan di Hati dan KTH Rambahan Berkah. Di sini, mereka melakukan monitoring terhadap proyek peternakan yang telah menerima bantuan modal berupa sapi dan kambing. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam populasi ternak, meskipun ada tantangan seperti kematian hewan selama musim tertentu.

Menurut data yang diperoleh, KTH Rambahan di Hati yang awalnya menerima bantuan 3 ekor sapi pada tahun 2019, kini berhasil meningkatkan populasi menjadi 8 ekor sapi, meskipun dua ekor mati dalam periode lima tahun terakhir. Begitu juga dengan KTH Rambahan Berkah yang mendapat bantuan 30 ekor kambing pada tahun 2022 dan berhasil meningkatkan jumlahnya menjadi 54 ekor, meskipun 40 ekor kambing mengalami kematian dalam dua tahun terakhir.

Tim juga mencatat beberapa kendala seperti pertumbuhan lambat pada satu ekor sapi, serta kematian banyak kambing pada musim penghujan. Namun, mereka tidak tinggal diam. Langkah-langkah konkret seperti koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memfasilitasi layanan vaksinasi, inseminasi, dan suplementasi vitamin gratis bagi ternak telah diambil untuk membantu memperkuat keberlanjutan peternakan.

Selain itu, tim juga aktif dalam melakukan pendampingan terhadap pembentukan KTH baru dan melakukan sosialisasi terkait pentingnya perlindungan kawasan TN Tesso Nilo.  Upaya ini bertujuan untuk mengajak masyarakat setempat agar tidak melakukan aktivitas ilegal di kawasan tersebut serta mendukung upaya pelestarian alam.

Petugas pendamping menuturkan, kegiatan ini bukan sekadar bantuan ekonomi, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Rambahan. Melalui pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat terus terlibat aktif dalam menjaga kelestarian alam sambil meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.